Premium WordPress Themes

Selasa, 23 Juli 2013

Di Pantai Pasir Panjang (The Turtle's Beach)

Penyu Belimbing (kiri) dan Pantai Pasir Panjang (kanan).
Foto: Ley Hay
Tambrauw adalah salah satu kabupaten pemekaran baru yang terletak di wilayah propinsi Papua barat. Daerah ini diapit oleh dua kabupaten induk yakni Manokwari dan Sorong sehingga memiliki wilayah yang sangat luas. Keaneka ragaman budaya, bahasa serta pariwisata yang dimiliki Tambrauw membuat wilayah ini begitu unik, belum lagi perpaduan antara penduduk pribumi yang mendiami lembah, gunung, dan pesisir pantai yang memunyai keunikan masing-masing. Woooww, semua terlihat sangat indah.
Pertama kali saya menginjakkan kaki disini, saya merasakan sesuatu yang berbeda, sungguh agung maha karya sang pencipta dalam hati saya berkata, sambil berjalan menyusuri pantai pasir panjang di Jamursba Medi. Tempat ini dulu sering diceritakan ayah tatkala saya masih di bangku SD, katanya kita memiliki penyu belimbing yang hidupnya hanya di pesisir pantai pasir panjang. Saya baru menyadari, ternyata yang dimaksud ayah adalah di Jamursba Medi, sambil terharu dalam hati saya berjalan sambil mengenang kembali cerita ayah semasa itu. Jamursa Medi adalah salah satu wilayah konservasi World Wide Fund for Nature  (WWF) yang melindungi hewan langkah tersebut, dalam nama latinnya Penyu Belimbing/leatherback turtle adalah "Dermochelys cariacea".
Di Jamurba Medi tempat penyu belimbing bertelur walaupun tempat pencarian makannya sangat jauh seperti di pesisir california, selandia  baru, dan beberapa tempat lainnya, namun penyu belimbing ini tetap akan kembali ke habitat utamanya untuk bertelur yakni Jamursba Medi yang adalah wilayah dari kabupaten Tambrauw.
Hanya ada di pantai pasir panjang yang terlihat begitu indah, apalagi jika malam  tiba langitnya pun bertaburan bintang bintang indah yang bersinar memancarkan cahaya nya serasa indah seperti di negeri seribu bintang...
  Semuanya indah seperti bintang bintang malam itu
Indah mu bukan sekedar indah, pesona mu memang mampu memikat hatiku...
Di Jamursba medi entah kapan kan terulang ?
*ingin kembali*
Jamursba Medi yang merupakan wilayah konservasi WWF sementara ini sedang diupayakan oleh pemerintah setempat untuk dicanangkan sebagai Taman wisata Nasional, pada kamis 18 Juli 2013 di Jamursba Medi Tim kementrian Pariwisata beserta Bupati, Wakil Bupati Tambrauw bersama beberapa SKPD Tambrauw pernah bersama-sama meninjau lokasi. Setelah disambut baik oleh masyarakat adat dengan beberapa tarian penjemputan, Tim beserta rombongan langsung berjalan kaki menuju pantai pasir panjang. Di sana mereka pun menyaksikan secara langsung ketika Penyu belimbing itu bertelur dan kembali ke laut lepas.
Filosofinya mirip manusia walaupun kemanamana namun pasti akan pulang ke rumah sama halnya, walaupun penyupenyu berenang salapai menyebarangi beberapa pulau, samudera bahkan benua dalam kurun waktu selama kurang lebih enam bulan lamanya untuk mencari makan, namun penyupenyu ini pasti akan pulang ke Jamursba Medi sebagai tempat tinggal dan tempat untuk Ia bertelur. (Ley Hay/MS)
========================

Sumber:http://majalahselangkah.com/

0 komentar:

Posting Komentar

KOTAK KOMENTAR

Nama

Email *

Pesan *